Belajar dan Tinggal di Jerman ala Alumni SMAN 3 Mataram
Editor : Nafis
Pada hari Sabtu, 28 Mei 2022 Deustch Club (Ekskul Bahasa Jerman) SMAN 3 Mataram mengadakan Kegiatan dengan tema Treffen Party und Talkshow Ausbildung und Studium in Deutschland, yaitu Kegiatan seminar dan sharing informasi mengenai kehidupan sosial, program magang dan pendidikan di Jerman. Kegiatan dibuka oleh Bapak Kepala SMAN 3 Mataram, Drs. H. Zumri. Dalam sambutannya Bapak Kepala SMAN 3 Mataram meminta kepada Koordinator Program PASCH dan Pembina Ekskul Deutsch Club SMAN 3 Mataram agar Kegiatan Bahasa Jerman harus kembali semarak di SMAN 3 Mataram seperti tahun-tahun sebelum Pandemi Covid-19. Dalam kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Ibu H. Retno Pudjiastuti,S.Pd., beliau adalah pioner Guru Bahasa Jerman SMAN 3 Mataram yang juga menjembatani terjalinnya kerjasama antara SMAN 3 Mataram dengan pemerintahan Jerman melalui Program Proyek PASCH (Schulen Partner der Zukunft) atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Sekolah Mitra Menuju Masa Depan. SMAN 3 Mataram tercatat sebagai sekolah PASCH sejak Tahun 2008 dan termasuk 10 Sekolah PASCH pertama di Indonesia dan satu-satunya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada tahun 2009, pemerintah Jerman memberikan beasiswa kepada beberapa siswa SMAN 3 Mataram yang berprestasi dalam Bahasa Jerman. Diantaranya 9 siswa ke Jerman, 2 siswa ke Thailand, disusul 2 siswa ke India dan 1 siswa ke Jepang di tahun berikutnya. Setelah bergabungnya 18 Sekolah di Indonesia menjadi sekolah PASCH ada kebijakan baru dari pihak PASCH Indonesia dan Goethe Institut Indonesia yaitu bahwa masing-masing sekolah PASCH mendapatkan kuota 2 orang siswa untuk mendapatkan beasiswa ke Jerman, jadi setiap tahun ada 2 siswa dari SMAN 3 Mataram yang berangkat ke Jerman untuk mengikuti program Jugendkurs di negara Jerman. Di tahun 2019 sampai 2022 tidak ada pemberian beasiswa ke Jerman untuk siswa karena terkendala pandemi Covid-19. Pada kesempatan yang sama, Bapak Kepala SMAN 3 Mataram berharap agar prestasi Bahasa Jerman dari siswa SMAN 3 Mataram bisa berjaya kembali seperti tahun-tahun sebelum Pandemi. Bapak Kepala Sekolah juga menyampaikan semoga kegiatan Treffen Party yang dilaksanakan dari pukul 14.00-18.00 dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan motivasi dari siswa untuk belajar Bahasa Jerman.
Dalam Kegiatan Treffen Party, hadir secara virtual dari Jerman Alumni SMAN 3 Mataram Daffa Akbar, sekaligus sebagai pembicara utama. Daffa Akbar bercerita perjuangan dan perjalanan bagaimana awal mula berangkat ke Jerman dan bagaimana menempuh Program Pendidikan Profesi atau di Jerman disebut dengan Ausbildung. Daffa menceritakan secara detail langkah-langkah yang harus ditempuh oleh Junior-Juniornya agar bisa mengukuti jejaknya. Daffa mengawali kepergian ke Jerman dengan mengikuti Program FSJ (Freiwilliges Soziales Jahr) yaitu Program kerja sosial yang ditujukan kepada orang-orang muda yang berusia 18 sampai 26 tahun yang ingin mengenal bagaimana lingkungan kerja, kehidupan sosial di Jerman dan juga meningkatkan kemampuan bahasa Jerman, yang diberikan oleh pemerintah Jerman yang bisa diikuti oleh peserta dari seluruh penjuru negara. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, selain harus mengisi beberapa aplikasi juga harus memiliki sertifikat Bahasa Jerman A2. Daffa memberikan motivasi kepada adik-adik SMAN 3 Mataram, jangan patah semangat belajar Bahasa dan meyakinkan bahwa dimana ada kemauan, di situ ada jalan.
Selain acara sharing oleh alumni, dalam kegiatan ini juga menampilkan bakat dari siswa-siswi Deutsch Club yang piawai bernyanyi dan bermain musik, baik musik elektrik maupun perkusi. Acara juga dimeriahkan dengan games dan pembagian gift dari panitia. Semoga sukses selalu Deustch Club. (Putsoph)
Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini